Mana Saja Wilayah yang Masuk Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan Bandara Kediri? Daerah Ini Salah Satunya

Kediri (cokronews.com) —– Pemkab Kediri terus mengebut Peraturan Bupati (Perbup) tentang kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP). Dalam prosesnya, Pemkab menambah satu jalan yang masuk ke wilayah KKOP. Yaitu Jalan Jawa yang berada di Desa/Kecamatan Grogol.

Seperti diketahui sebelumnya, jalan yang termasuk ke dalam KKOP adalah Jalan PB Sudirman yang berada di Desa/Kecamatan Banyakan. Namun dalam prosesnya, Pemkab menambah satu jalan untuk masuk ke KKOP. Yaitu Jalan Jawa.

“Untuk KKOP ada dua jalan. Yaitu Jalan PB Sudirman dan Jalan Jawa,” terang Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri Yudha Nur Ari saat dikonfirmasi.

Setelah ditetapkan sebagai wilayah KKOP, maka kedua jalan itu harus steril. Artinya tidak boleh ada kegiatan yang mengundang keramaian. Mulai dari acara pernikahan, sunatan, hingga kegiatan yang lainnya.

Baca Juga: Simulasi Coblosan, Ini yang Dikeluhkan Calon Pemilih di Kediri

Hal tersebut pun dilakukan bukan tanpa alasan. Karena kedua jalan tersebut akan jadi akses utama keluar masuk bandara. Alhasil akses jalan tersebut harus lancar. “Walaupun menutup setengah jalan pun tidak diperbolehkan,” sambungnya.

Terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengatakan jika perbup KKOP sedang terus dikebut. Sebelum bandara beroperasi, Sukadi berharap perbup tersebut akan segera diresmikan.

Merujuk Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Udara SE/22/XII/2010. Tentang sosialisasi keselamatan operasi bandara udara kepada masyarakat sekitar bandar udara. Setidaknya ada beberapa hal yang dilarang dilakukan di area bandara.

Mulai dari bermain layang-layang, laser, drone, balon udara, memelihara burung yang dipelihara secara liar, dan pembangunan bangunan di atas ambang batas ketinggian.

Baca Juga: Bupati Kediri Dhito Resmikan Pasar Wates, Larang Pedagang Jual Beli Kios

“Memelihara burung yang dipelihara secara liar itu seperti burung dara dan sebagainya,” tandasnya.
.
Sedangkan untuk drone, menurut Sukadi, larangan tidak dilakukan sepenuhnya. Ada beberapa batasan yang harus dilakukan oleh pemilik drone. Salah satunya terkait izin. Untuk izin bisa dilakukan secara online. Melalui web yang telah disediakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *