CokroNews PACITAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan memicu longsor di Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan.
Akibatnya, tiga rumah warga rata dengan tanah dan sejumlah penghuni terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Data dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, ada 5 rumah diterjang longsor. 3 diantaranya rata dengan tanah. Hingga membuat penghuni mengungsi.
Selain itu, 2 rumah lainnya mengalami rusak. Pun tembok dapur Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Pakis ambrol. Tidak hanya itu, 3 talud dilaporkan ambrol.
“Dalam sehari memang Desa Pakis Baru diterjang longsor,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, Jumat (20/4/2026).
Radite menjelaskan hujan cukup deras mengguyur lokasi. Lantaran hujan tersebut, tanah pada tebing berukuran panjang 3,5 meter di Desa Pakis Baru jenuh kemudian ambrol.
“Hingga longsor, 5 rumah yang berada di dekat tebing terkena material longsor. 3 rumah rusak total tidak bisa ditempati,” kata Radite kepada Tribunjatim.com.
Sehingga membuat 8 warga yang menempati 3 rumah yang rusak berat mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Rata-rata ke tempat keluarganya,” tegasnya.
Sementara, penghuni 2 rumah lainnya yang juga terkena longsor masih bertahan. Karena kerusakan tidak terlalu parah seperti 3 rumah yang rusak total.
“Tetapi kami himbau ketika memang hujan dan membahayakan untuk segera mengungsi. Karena lokasi rumah memang di dekat tebing dan sangat membahayakan,” tambahnya.
Pun Radite mengklaim bahwa BPBD Pacitan telah memberikan bantuan logistik darurat. Adalah berupa bantuan sembako, terpal sam selimut itu.
“2 tim dari BPBD Pacitan telah turun. Yang dari RR (Rehabilitasi dan Rekonstruksi) sudah mendata untuk kebutuhan material yang dibutuhkan material kontrol bangunan kerusakan,” pungkasnya.













