Cokronews LUMAJANG – Pemerintah Desa Pandansari terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program Gerbangmas Melati.
Beragam kegiatan dilaksanakan secara terpadu, mulai dari Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita, ibu hamil, dan lansia hingga kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Program PMT bagi balita dan ibu hamil dilaksanakan secara rutin di posyandu dengan menghadirkan menu bergizi seimbang. Menu yang disajikan meliputi nasi, lauk berprotein, sayuran, buah, serta tambahan susu guna memenuhi kebutuhan nutrisi kelompok rentan.
Kegiatan ini juga diiringi dengan edukasi dari kader kesehatan mengenai pentingnya pola makan sehat serta pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala.
Upaya ini diharapkan mampu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Seorang kader kesehatan menegaskan, “Kami tidak hanya memberikan makanan tambahan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.”
Selain itu, perhatian terhadap kesehatan warga lanjut usia juga diwujudkan melalui program PMT lansia. Menu yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan lansia, yakni makanan bernutrisi dengan kandungan rendah lemak, sayuran, buah, serta minuman sehat yang mudah dikonsumsi.
Pendampingan kader kesehatan turut memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat bagi lansia agar tetap aktif dan produktif. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan warga lanjut usia di Desa Pandansari.
Di sisi lain, upaya preventif terhadap penyakit menular juga terus digencarkan melalui kegiatan PSN di Dusun Tugulasi, khususnya di RT 01 dan RT 02. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu pagi tersebut melibatkan warga, kader kesehatan, serta perangkat desa dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan.
Dengan menerapkan metode 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, warga secara aktif melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di berbagai tempat penampungan air dan area yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
Kegiatan ini menjadi langkah efektif dalam mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Sinergi antara program pemenuhan gizi dan gerakan kebersihan lingkungan ini menunjukkan kesadaran serta kepedulian masyarakat Desa Pandansari terhadap pentingnya hidup sehat.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan Desa Pandansari mampu menciptakan lingkungan yang sehat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa mendatang.













