Dua Jabatan Strategis Komandan KRI Jajaran Satkor Koarmada II Diserahterimakan

Surabaya (cokronews.com) —- Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada II Kolonel Laut (P) Nurul Muchlis, memimpin upacara Serah Terima Jabatan Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 dan Komandan KRI Nala-363, bertempat di Geladak KRI Kaisiepo-368, yang saat ini sandar di Dermaga Semampir Baru Koarmada II Ujung Surabaya. Selasa (13/2).

Adapun jabatan Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 yang semula dijabat oleh Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, S.T., M.M., diserahterimakan kepada penggantinya Letkol Laut (P) Lustia Budi, S.E., M.Tr.Hanla., CRMP. Sedangkan Komandan KRI Nala-363 dari Letkol Laut (P) Lustia Budi, S.E., M.Tr.Hanla., CRMP. diserahterimakan kepada penggantinya Letkol Laut (P) Agung Maulana, S.T., CRMP.

Dalam amanatnya, Dansatkor Koarmada II menyampaikan bahwasannya serah terima jabatan Komandan KRI merupakan wujud kepercayaan dan penghormatan dari pemimpin TNI AL yang diberikan kepada pejabat yang bersangkutan, serta memantapkan manajemen organisasi di lingkungan Koarmada II yang dinamis agar tercipta suasana dan semangat baru.

“Saya berharap, ini merupakan bagian untuk menyelaraskan antara Tour Of Duty dan Tour Of Area, agar mampu memberikan pengalaman bagi personel, disamping untuk mengembangkan kepemimpinan dengan berbagai improvisasi dan inovasi, serta daya kreativitas, sehingga dapat menghasilkan output organisasi yang sehat dan dinamis sesuai tujuan dan sasaran organisasi,” ujar Kolonel Nurul Muchlis.

“Komandan KRI memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membina kesiapsiagaan dan kemampuan alutsista, serta personel profesional yang memiliki kejuangan tinggi, sehingga setiap saat mampu hadir di laut guna menegakkan, mempertahankan dan mengamankan kedaulatan serta keutuhan NKRI, selain itu juga jabatan komandan adalah sebuah amanah yang harus di jaga, sekaligus kehormatan dan kebanggaan, menjadi seorang komandan kapal perang bukan hanya berbicara tentang kesuksesan dan menuju jenjang karier berikutnya melainkan sebuah tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan pola pembinaan personel dan material,” pungkasnya. (Arifin/Pen/2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *