Danguspurla Koarmada II Pimpin Pengamanan Sektor Laut Bali Dalam Rangka Upacara Penganugrahan Gelar Ksatria Padma Nusantara Kepada Kasal

Bali. (Cokronews.com) – Ratusan kapal niaga dan kapal nelayan di sekitar area Pelabuhan Benoa, Bali menjadi saksi keberangkatan konvoi Kapal Kapal Perang Republik Indonesia di bawah pimpinan Danguspurla Koarmada II Laksma TNI Deny Prasetyo. Kapal kapal tersebut akan melaksanakan tugas pengamanan VVIP kegiatan Upacara penganugrahan Gelar Ksatria Padma Nusantara Kepada Kasal Laksamana TNI Yudo Margono oleh Penglingsir Puri Ageng Blah Batuh, Jumat, (13/5/2022).

Dalam pengamanan tersebut melibatkan tiga KRI yang tergabung dalam gugus tugas, dua kapal berangkat dari Pelabuhan Benoa yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (KRI GNR-332) dan KRI Frans Kaisiepo-368 (KRI FKO-368), serta KRI Sultan Hasanudin-336 (KRI SHN-336) yang sudah berada di daerah operasi.

Kesatria Padma Nusantara merupakan gelar yang diberikan oleh keluarga besar kerajaan Puri Ageng Blahbatu, Bali untuk memberikan penghargaan kepada tokoh yang melindungi, menjaga dan menyejahterakan rakyat. Gelar kehormatan “Kesatria Padma Nusantara” juga merupakan simbolisasi keutuhan seorang pemimpin, dimana seorang pemimpin wajib membumi, seorang pemimpin wajib menyejukkan, mendamaikan dan menentramkan, serta seorang pemimpin harus selalu ter-koneksi dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Seluruh warga Bali yang diwakili oleh Anak Agung Ngurah Kakarsana, sebagai Penglingsir Puri Blah Batuh, memberikan gelar Kesatria Padma Nusantara dengan harapan agar Bapak Kasal dapat menjalankan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab memimpin TNI AL dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BACA JUGA ; Kapolda Jatim Ucapkan Terima Kasih Kepada Personel Ops Ketupat Semeru 2022 Berjalan Aman, Lancar dan Terkendali

Disela-sela pengamanan Danguspurla Koarmada II Laksma TNI Deny Prasetyo menyampaikan sebagai Pemimpin TNI AL, segala kegiatan penting Kasal akan dijaga dan diamankan dalam berbagai sektor, salah satunya sektor laut, yang dilaksanakan oleh KRI GNR-332, KRI SHN-366 dan KRI FKO-368.

“Kami berharap dengan pengamanan ini seluruh kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancer, hal atas dukungan dan doa dari berbagai pihak..” jelas Danguspurla. Selesai pengamanan kemudian, KRI GNR dan KRI FKO bergerak menuju Pangkalan Surabaya, dan KRI SHN Kembali ke daerah operasi melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Indonesia.

(Pen2 / Arifin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.