Bupati Dhito Buka Festival Budaya Kediri Kuno-Kini di Simpang Lima Gumul

Kediri (cokronews.com) —– Festival Budaya Kuno-Kini di area Simpang Lima Gumul (SLG) menjadi kesempatan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Mereka bisa menjadikan acara yang berlangsung kemarin hingga 4 April tersebut sebagai ajang memasarkan produknya.

“Ayo manfaatkan kesempatan ini. Jadikan momentum untuk mengenalkan produk kalian. Khususnya yang khas Kabupaten Kediri,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, ketika memberikan sambutan dalam pembukaan acara tersebut kemarin sore (20/3/2024).

Senada dengan Dhito, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad mengatakan jika acara ini adalah momentum yang bagus untuk mengenalkan produk UMKM. Apalagi, selain pameran, di arena Festival Budaya Kuno-Kini tersebut juga ada Bazar Ramadan. Diperkirakan akan ada ribuan pengunjung yang datang dalam bazar yang berlangsung selama 16 hari tersebut.

“Jadikan kegiatan ini sebagai langkah untuk menciptakan simpul perekonomian bagi pelaku UMKM,” ujar pria yang biasa disapa dengan panggilan singkat Kum ini.

Lebih lanjut, Kum juga mengatakan jika pengunjung tak perlu khawatir akan kehabisan makanan. Karena total ada 150 pengusaha yang berjualan di arena Festival Budaya Kuno-Kini. Lebih spesialnya lagi, dari ke-150 pengusaha itu, akan ada lebih dari 200 stan dan ratusan jenis makanan yang tersedia.

“Mayoritas UMKM di acara ini berasal dari Kabupaten Kediri. Tapi selain itu juga ada UMKM yang berasal dari daerah lain,” terangnya, sembari menyebut kegiatan ini sebagai awal rangkaian Hari Jadi ke1220 Kabupaten Kediri serta Ulang Tahun ke-25 Jawa Pos Radar Kediri.

Sementara itu, acara pembukaan Bazar Ramadan yang dikemas dalam bentuk Festival Budaya Kediri Kuno-Kini berlangsung meriah. Ribuan pengunjung langsung mendatangi ratusan stan pengisi sejak sore hingga tadi malam. Jumlah pengunjung diperkirakan bakal semakin banyak di hari-hari berikutnya.

Selain Bupati Dhito, hadir dalam acara pembukaan tersebut adalah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Adi Suwignyo, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mamiek Amiyati, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Kediri Abu Muslich, serta perwakilan dari BI Kediri.

Setelah memberi sambutan, Dhito langsung berkeliling ke beberapa stan. Tak lupa bapak dua anak itu juga mengecek stan pelayanan yang disiapkan oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kediri.

Seperti diketahui acara bazar yang berlangsung selama 16 hari itu akan dibagi ke dalam beberapa zona. Untuk zona kuliner akan bertempat di sepanjang area bazar. Begitu juga dengan zona permainan yang akan bertempat di antara stan bazar. Sedangkan zona pelayanan akan bertempat di sebelah selatan dari Gumul Paradise Island (GPI).

Bazar ini nantinya juga tak hanya menyediakan makanan dan minuman. Lebih dari itu nantinya juga akan ada puluhan stan yang berjualan aneka produk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari fashion, skincare, hingga craft atau produk kerajinan tangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *