Berbisnis, Berbagi Ilmu, sekaligus Kurangi Pengangguran di Desanya, Inilah Sosok Akad Purnomo

Kediri, (cokronews.com) —- Bagi Akad, berbisnis tak melulu soal mencari uang. Juga bisa sarana menyebarkan kebisaan. Menjadi tempat belajar bagi pemuda-pemuda desa, sebelum mereka mendapatkan jalannya sendiri
Suara menderu terdengar bersahutan. Datangnya dari rumah berpagar hitam yang ada di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem. Lebih tepat lagi, suara berisik dari putaran mesin jahit itu bersumber dari teras rumah tersebut.

Ketika pagar dibuka, suara kian keras terdengar. Sekaligus bisa dilihat dari mana sumbernya. Ya, di teras rumah itu seorang wanita terlihat mengoperasikan mesin jahit. Matanya tak berkedip melihat dua tangannya memegang kain. Mengarahkannya ke mata jarum yang ‘berekor’ benang panjang.

Di dekatnya, beberapa orang lagi memegang mesin pemotong. Membentangkan kain kaus. Kemudian membaginya menjadi potongan-potongan sesuai pola.

Suara menderu terdengar bersahutan. Datangnya dari rumah berpagar hitam yang ada di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem. Lebih tepat lagi, suara berisik dari putaran mesin jahit itu bersumber dari teras rumah tersebut.

Ketika pagar dibuka, suara kian keras terdengar. Sekaligus bisa dilihat dari mana sumbernya. Ya, di teras rumah itu seorang wanita terlihat mengoperasikan mesin jahit. Matanya tak berkedip melihat dua tangannya memegang kain. Mengarahkannya ke mata jarum yang ‘berekor’ benang panjang.

Di dekatnya, beberapa orang lagi memegang mesin pemotong. Membentangkan kain kaus. Kemudian membaginya menjadi potongan-potongan sesuai pola.

Setiap orang mengerjakan tugasnya sendiri-sendiri,” suara sang pemilik rumah, sekaligus pemilik bisnis konveksi terdengar. Datang dari sosok bernama Akad Purnomo.

Pria 45 tahun itu kemudian menghitung orang-orang yang bekerja itu. Ada sebelas orang. Dengan tugas dan pekerjaan masing-masing. Ada yang bagian desain, memotong bahan, menjahit, pressing, hingga pengemasan.

“Semuanya warga desa sini,” ucapnya menjelaskan.

Sejak awal Akad memang ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga desanya, Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem, bekerja di tempatnya. Tentu saja, saat memulai bisnisnya pada 2015 lalu, jumlah pekerjanya tak sebanyak ini. Hanya delapan orang. Kebanyakan pemuda desa.

Akad juga ingin pekerjanya itu maju. Dia selalu mengikutkan mereka ke pelatihan. Meskipun sebagian merupakan lulusan multimedia yang sudah memiliki dasar keahlian yang dibutuhkan. Toh, ilmu itu tak ada ruginya didapatkan.

Dia juga tak menyesal ketika pemuda yang dia kirim ke pelatihan itu akhirnya keluar. Bekerja di tempat lain ataupun menggeluti bisnisnya sendiri. Baginya, memberi ilmu pada mereka adalah tugasnya sebagai warga desa. Dia juga masih bersedia ketika diminta jadi narasumber pelatihan yang digelar karang taruna.

“Kalau sekarang (pekerja) yang asli Desa Karangrejo ada empat orang. Satu desainer dan tiga penjahit,” bebernya. Sebagian besar yang bekerja di tempat Akad ini adalah fresh graduate. Yang masih miskin pengalaman kerja.

Akad menjelaskan, sebelum membuka bisnis konveksi, dia adalah karyawan di usaha konveksi yang ada di Kota Kediri. Lama-lama, hasratnya membuka usaha sendiri membuncah.

Agar tidak selamanya ikut orang. Juga hitung-hitung bisa buka lapangan kerja,” jelasnya.

Pria kelahiran 1983 ini sadar, persaingan di bisnis konveksi, terutama pembuatan kaus, sangat ketat. Banyak tempat yang menawarkan harga murah dan penyelesaian cepat. Namun, dia tetap yakin karena punya keunggulan yang dia pertahankan hingga kini.

Yang saya tonjolkan adalah kecepatan dan kerapian hasil kerja,” tandasnya.

Bahan kaus pun dia tak mau sembarangan. Menggunakan cotton combed 24s yang meskipun tebal namun sejuk di kulit. Sekarang, bahan kaus seperti itu sudah tersedia di Kediri. Tidak lagi harus pesan di Malang atau Bandung.

Tak hanya itu, kesabaran juga jadi prioritasnya. Dia tetap melayani pesanan dalam jumlah berapapun. Baik itu pembelian dalam bentuk partai besar maupun bijian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *