Aktivitas Ponpes Al Hanifiyyah Mojo Kabupaten Kediri Normal, Pengasuh Pondok Sulit Ditemui

Kediri (cokronews.com) — Berkas perkara kasus tewasnya Bintang Balqis Maulana-santri Ponpes Al Hanifiyyah-memasuki babak baru. Rencananya pagi ini berkas perkara akan dilimpahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri ke Pengadilan Negeri (PN).

Kemarin, jaksa masih terus menyempurnakan dakwaan pada para tersangka. Secara umum dakwaan tidak akan mengalami perubahan. Masih sama seperti yang disampaikan dalam pers release Jumat (8/3/2024).

“Tidak ada perubahan (dakwaan),” tegas Kasi Pidana Umum (Pidum) Aji Rahmadi.

Kasus yang sempat membuat heboh ini menyeret empat santri yang diduga sebagai penganiaya. Yaitu AF, 16, asal Bali; dan AK, 17, asal Surabaya. Berkas dua tersangka ini yang besok akan diserahkan ke PN. Sedangkan dua tersangka lagi, MN, 18, asal Surabaya; dan MA, 18, santri asal Nganjuk, masih dalam proses.

Sementara itu, suasana di lingkungan PPTQ Al-Hanifiyyah tampak sepi kemarin siang. Hanya terlihat sekitar sepuluh orang santri yang beraktivitas di pondok pesantren di Desa Kranding, Kecamatan Mojo itu.

Aktivitas di ponpes tersebut sudah berlangsung normal. Proses belajar juga terjadi seperti biasa. Tidak semua santri yang tinggal di gedung tersebut. Sebagian lagi di dekat dalem pengasuh pondok, yakni Fatihunada, yang biasa dipanggil Gus Fatih. Jaraknya sekitar 100 meter.

“Ada sekitar tiga puluh santri,” ujar seorang santri ketika ditanya koran ini.

Menurutnya, tak ada santri yang pulang setelah insiden penganiayaan Bintang Balqis Maulana, santri asal Kabupaten Banyuwangi. Semua santri masih beraktivitas seperti biasa. Masih ngaos bersama Gus Fatih.

Sayang, Gus Fatih tidak bisa ditemui kemarin siang. Alasannya, sedang tidak berada di rumahnya. Meskipun sudah melapor ke pos penjagaan dan menunggu dari pukul 10.30 – 12.00 WIB, Gus Fatih tetap tidak terlihat. Saat dihubungi lewat ponselnya pun tidak menjawab. Pesan WhatsApp juga tidak mendapat respon. Padahal, nomor tersebut aktif dan tersambung saat dilakukan panggilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *