Berita  

Pengamanan Koper Jemaah Haji Kabupaten Kediri Diperketat Sebelum Diberangkatkan ke Embarkasi

Kediri ( cokronews.com ) — Proses pengumpulan koper milik calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri mulai dilakukan di Convention Hall Simpang Lima Gumul dengan pengawasan ketat dari panitia penyelenggara haji.

Petugas Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Mahfudzia Afindis, menjelaskan pengumpulan koper dilakukan serentak untuk seluruh kloter meski jadwal keberangkatan jemaah berbeda-beda.

“Walaupun keberangkatannya tidak sama, semua koper harus masuk hari ini di Convention Hall SLG,” ujarnya.

Menurut Afindis, koper para jemaah nantinya akan diperiksa secara detail sebelum diberangkatkan menuju embarkasi. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan tidak ada barang bawaan yang melanggar aturan penerbangan maupun ketentuan pemerintah Arab Saudi.

“Kalau ada barang yang mencurigakan nanti koper dipanggil untuk dibuka dan diperiksa. Kalau ditemukan barang yang tidak sesuai ketentuan maka harus disita,” jelasnya.

Selain pemeriksaan isi koper, panitia juga memastikan seluruh koper telah dilengkapi identitas sesuai kloter, rombongan, dan regu masing-masing jemaah. Tahun ini, tanda identitas koper dibuat menggunakan stiker khusus yang ditempel pada sarung koper.

Sebagian jemaah juga menambahkan penanda pribadi seperti tulisan nama hingga foto agar koper lebih mudah dikenali saat berada di Tanah Suci.

“Biasanya jemaah memberi tambahan penanda sendiri seperti tulisan atau foto. Selama tidak mengganggu ketentuan maskapai dan pemerintah, itu diperbolehkan,” katanya.

Di sisi lain, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Kediri tahun ini mengalami sedikit penurunan dibanding data awal. Beberapa calon jemaah dipastikan batal berangkat karena alasan kesehatan.

Afindis menyebut terdapat jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk menjalankan ibadah haji. Selain itu, ada pula jemaah penggabung yang otomatis batal berangkat karena pasangan utamanya mengalami sakit.

“Sejauh ini ada beberapa jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga batal berangkat,” ungkapnya.

Sebelumnya, seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kediri telah mengikuti rangkaian manasik haji yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Kediri sebagai bekal sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Leave a Reply