Kediri ( cokronews.com )— Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat proses tender pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) tahap III. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri menargetkan pekerjaan fisik lanjutan dapat dimulai pada Juni 2026.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPKP Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan proses tender telah dimulai sejak April dan saat ini masih berlangsung.
“Ini menunggu tender selesai. Masih berlangsung,” ujarnya.
Irwan memperkirakan, apabila tidak ada kendala, proses tender dapat rampung pada Mei ini sehingga penetapan pemenang lelang bisa segera dilakukan. Dengan demikian, pekerjaan fisik berpotensi dimulai lebih cepat, bahkan bisa akhir Mei sebelum target utama Juni.
Proyek Stadion GDJ merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Kediri yang pembangunannya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Untuk tahap III ini, Pemkab Kediri mengalokasikan anggaran sekitar Rp 58 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan sejumlah pekerjaan, terutama pembangunan atap stadion serta pekerjaan site development.
“Yang paling besar (anggaran) untuk pekerjaan atap,” jelas Irwan.
Saat ini, atap stadion baru terpasang di zona A. Pada tahap lanjutan tahun ini, pemasangan atap akan diperluas ke zona lainnya.
Pantauan di lokasi Stadion GDJ menunjukkan belum adanya aktivitas pekerjaan konstruksi. Area stadion masih dijaga petugas keamanan tanpa kegiatan fisik yang berjalan.
Sebelumnya, pembangunan stadion yang sempat direncanakan dilanjutkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum akhirnya kembali dilanjutkan oleh Pemkab Kediri. Proyek multiyears tersebut ditargetkan selesai pada 2027.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bahwa stadion yang berada di kawasan barat Sungai Brantas dan dekat Bandara Dhoho tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat.
Keberadaan Stadion GDJ nantinya diharapkan memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect), termasuk menjadi pusat kegiatan masyarakat berskala besar serta dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk sektor olahraga dan ekonomi.







