Cokronews KABTUBAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memanfaatkan momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 untuk memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan pekerja. Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan jajaran Forkopimda Jatim menggelar syukuran bersama ribuan buruh di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Jumat (1/5).
Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, Pemprov Jatim memperkenalkan sejumlah kebijakan strategis sebagai respons atas aspirasi buruh. Berbagai program tersebut dikemas sebagai “kado” bagi pekerja, mulai dari insentif pajak kendaraan bermotor hingga penguatan perlindungan tenaga kerja.
Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sekitar 20 persen bagi buruh dengan kategori ekonomi desil 1 hingga 4. Skema ini bahkan membuka peluang pembebasan pajak pokok dan pungutan tambahan sesuai kriteria yang ditetapkan.
Di sektor pendidikan, Pemprov Jatim juga menegaskan komitmennya melalui kebijakan afirmasi bagi anak buruh agar mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas. Program ini sebenarnya telah digagas sejak beberapa tahun lalu, namun realisasinya masih perlu ditingkatkan karena capaian saat ini baru sekitar 1,33 persen dari target 5 persen.
Sementara itu, untuk mendukung mobilitas pekerja, pemerintah daerah merencanakan pembukaan koridor baru Bus Trans Jatim di wilayah Pasuruan Raya. Kehadiran rute ini diharapkan mempermudah akses buruh menuju kawasan industri, termasuk PIER.
Upaya perlindungan tenaga kerja juga diperkuat melalui dorongan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Sistem Jaminan Pesangon bersama DPRD Jawa Timur. Selain itu, pemerintah tengah mengkaji skema penyediaan hunian layak bagi buruh bekerja sama dengan pemerintah pusat.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja yang meninggal dunia, mencakup jaminan kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, serta beasiswa pendidikan.
Perwakilan serikat pekerja menyambut positif berbagai kebijakan tersebut. Mereka menilai langkah-langkah yang diambil Pemprov Jatim menunjukkan keberpihakan nyata terhadap buruh, khususnya dalam hal pendidikan, keringanan pajak, dan akses transportasi.
Peringatan May Day 2026 di Jawa Timur ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan kue ulang tahun kepada perwakilan buruh sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.













