CokroNews PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat melakukan asesmen sekaligus pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak angin puting beliung di Dusun Cocok RT 03 RW 01 Desa Kalianan Kecamatan Krucil, Senin (13/4/2026) siang.
Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut dipimpin oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim), Dinas Sosial, pihak Kecamatan Krucil serta Pemerintah Desa Kalianan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan asesmen dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak. “Kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Oemar, peristiwa angin puting beliung terjadi pada Minggu (13/4/2026), diawali hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama pada bagian atap.
“Berdasarkan data di lapangan, sedikitnya 10 rumah warga terdampak dengan kerusakan bervariasi, mulai dari genteng hingga asbes yang beterbangan. Sebagian rumah bahkan telah dilakukan perbaikan mandiri oleh pemiliknya,” jelasnya.
Sebagai bentuk tanggap darurat, BPBD bersama instansi terkait menyalurkan berbagai bantuan logistik, antara lain paket makanan siap saji, perlengkapan makan, terpal, matras serta paket hygiene kit.
Oemar menegaskan kehadiran pemerintah di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk membantu warga, baik melalui bantuan logistik maupun koordinasi lanjutan untuk penanganan pascabencana. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Kecamatan Krucil,” pungkasnya.













