224 KPPS di Kota Kediri Belum Punya Jaminan Kesehatan

Kediri, (cokronews.com) —– Ratusan petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) belum memiliki jaminan Kesehatan. Itu terlihat dari hasil screening Kesehatan yang diikuti oleh sedikitnya 5.992 KPPS di seluruh Kota Kediri.

Data yang diterima koran ini, dari ribuan petugas KPPS, sebanyak 244 orang di antaranya belum memiliki jaminan kesehatan. Yaitu belum terdaftar atau keanggotaannya tidak aktif karena menunggak pembayaran.

“Ada 47 pertanyaan yang harus dijawab untuk mendeteksi Kesehatan. Outputnya ada empat kategori,” ujar Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Moch. Wahyudi.

Empat kategori hasil screening itu antara lain memiliki BPJS Kesehatan dan dinyatakan sehat, direkomendasikan untuk dirujuk di Fasilitas Kesehatan, menunggak BPJS Kesehatan, serta tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Bagi mereka yang ada tunggakan dan belum terdaftar BPJS Kesehatan, maka kami komunikasikan kepada pemerintah daerah untuk difasilitasi mendaftar BPJS Kesehatan beserta biayanya,” sambungnya.

Menurut Wahyudi, saat ini pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kota Kediri tengah memvalidasi ratusan data tersebut. Melalui dinas sosial sebagai satuan kerja (satker) yang ditunjuk, ratusan orang itu akan diaktifkan jaminan kesehatannya.

“Selanjutnya mereka (Pemkot Kediri) yang akan berkomunikasi dengan BPJS Kesehatan dan akan didaftarkan kalau memang belum terdaftar. Dan diaktifnya bagi mereka yang belum aktif,” tandasnya.

Untuk diketahui, kondisi kesehatan yang dipersyaratkan bagi petugas KPPS antara lain berada dalam rentang usia 17 – 55 tahun. Kemudian, memiliki surat keterangan sehat dari penyakit seperti kolesterol, gula darah, dan tekanan darah. Dengan pertimbangan itu, petugas panitia pemungutan suara (PPS) akan melakukan pencermatan dengan mempertimbangkan komorbid masing-masing KPPS.

Semisal nanti ada yang sakit dan berhalangan tetap sebelum rapat pemungutan suara dimulai (pukul 07.00 di hari pemungutan suara, Red), maka tugas PPS juga untuk mencarikan penggantinya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *