Nganjuk ( cokronews.com ) — Semangat kepramukaan dan pengabdian terpancar jelas dari raut wajah penuh harapan para anggota Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) Kabupaten Nganjuk yang dilepas secara resmi untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Bakti Saka Daerah (PERTIDA) Tahun 2025.
Berlangsung di Pendopo K.R.T Sosro Koesoemo dan dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Kak Marhaen Djumadi serta dihadiri Wakil Bupati Kak Trihandy Cahyo Saputro dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nganjuk, Kak Sopingi, ini menjadi momen yang penuh makna dan inspirasi.
Suasana pun semakin khidmat dengan kehadiran tokoh-tokoh pramuka dan para orang tua yang memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka untuk membawa nama baik Kota Angin.
Sebanyak 20 Pramuka Penegak yang tergabung dalam Saka Bakti Husada siap mengemban tugas besar mewakili Kabupaten Nganjuk dalam ajang PERTIDA 2025. Mereka telah melalui serangkaian pelatihan dan pembekalan untuk tampil sebagai duta kesehatan dan bakti masyarakat yang andal di tingkat daerah.
Selain pelepasan kontingen, acara ini juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Pramuka Garuda, sebuah pengakuan istimewa bagi pramuka yang telah menunjukkan dedikasi, kecakapan, dan jiwa kepemimpinan yang tinggi. Hal ini semakin memperkuat makna kegiatan sebagai ajang pembentukan karakter dan semangat nasionalisme.
PERTIDA SBH 2025 sendiri merupakan ajang penting yang bertujuan memperkuat peran SBH sebagai wadah kaderisasi di bidang kesehatan, kepramukaan, dan pengabdian sosial. Para peserta akan terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif dan praktis, mulai dari pelatihan pertolongan pertama, edukasi pola hidup bersih, hingga pengabdian kepada masyarakat di sekitar lokasi perkemahan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Saka Bakti Husada Cabang Nganjuk, Kak I Ketut Wijayadi, S.ST., menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang aktualisasi diri bagi generasi muda di Kabupaten Nganjuk.
“Manfaatkan momen ini untuk menggali pengalaman, memperluas wawasan, dan menjadi inspirasi dalam menerapkan hidup sehat di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk itu juga turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota pramuka dan pembina yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen.
Kang Marhaen berharap kontingen Nganjuk tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga pembawa perubahan dan semangat positif di tengah masyarakat.
“Semangat, tunjukan ketrampilan kalian dan semoga bisa meraih apa yang diharapkan serta membawa nama harum Kabupaten Nganjuk,” imbuhnya.
Dengan dilepasnya kontingen ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian dan kepedulian sosial yang tinggi. PERTIDA 2025 bukan sekadar perkemahan, tetapi medan pembuktian bagi generasi muda Nganjuk untuk bersinar dan menginspirasi.
Sebagai informasi, kontingen SBH Kabupaten Nganjuk rencana berangkat ke Kabupaten Mojokerto sebagai tuan rumah gelaran tersebut pada 17 Juni 2025 mendatang.